Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Seperti Arab Saudi, Muhammad Rakhman: Pemerintah Tak Perlu Wajibkan Vaksin Meningitis Calon Jemaah Umrah

LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Jumat, 30 September 2022, 05:57 WIB
Seperti Arab Saudi, Muhammad Rakhman: Pemerintah Tak Perlu Wajibkan Vaksin Meningitis Calon Jemaah Umrah
Anggota DPD RI Muhammad Rakhman/Net
Pemerintah diminta untuk mengevaluasi dan menghapus persyaratan wajib vaksin meningitis bagi calon jemaah umrah. Pasalnya, Arab Saudi sebagai negara tujuan tidak mewajibkan vaksin tersebut.

Anggota DPD RI Muhammad Rakhman mengatakan, aturan wajib vaksin meningitis tersebut hanya akal-akalan pemerintah yang berujung pada proyek pengadaan vaksin dan tak lebih mencari hasil dari PNBP bagi negara.

"Saya minta pemerintah pusat menghapus aturan ini. Persyaratan ini seperti akal-akalan mencari duit dari umat Islam yang ingin ber-umrah," ujar Muhammad Rakhman dalam keterangannya, Kamis (29/9).

Kata dia, vaksin meningitis saat ini menjadi langka di tanah air. Selain itu, sebaran vaksin juga dinilai tidak merata di setiap kabupaten dan provinsi sehingga memicu masalah baru bagi calon jemaah umrah.

Sambungnya, seandainya vaksin ini mudah didapat, murah, terjangkau, dan tersedia di KKP serta klinik swasta sesuai peraturan Menkes, tentu kewajiban vaksin bukanlah persoalan.

"Lah ini vaksinnya susah didapat tapi penerapan aturan tegas-tegasan. Harusnya KKP dan Kemenkes memahami kalau ada masalah seperti ini, harus ada kebijakan dan pelonggaran aturan," katanya.

Senator Kalimantan Tengah ini, juga meminta pemerintah terus mengkaji ulang aturan yang sudah dibuat untuk mempermudah umat Islam dalam beribadah ke tanah suci. Sehingga, tidak ada kesan menghalang-halangi.

"Harusnya umat muslim berangkat umrah dipermudah. Kalau seperti ini kan ada kesan kurang baik," pungkasnya.

ARTIKEL LAINNYA