Children in the DPR Korea
Under the Leadership of Great Commanders
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Menag Berdoa Dijauhkan Sifat Saling Mencaci

LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Sabtu, 01 Oktober 2022, 10:39 WIB
Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Menag Berdoa Dijauhkan Sifat Saling Mencaci
Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2022 di Lapangan Monumen Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur/Repro
Untaian doa dipanjatkan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2022 dengan memohon perbaikan sifat seluruh masyarakat Indonesia dalam bernegara.

Doa tersebut disampaikan Yaqut sebelum Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila disudahi di Lapangan Monumen Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu pagi (1/10).

"Wahai Tuhan yang selalu melembutkan hati, jauhkan kami dari iri dan dengki, jauhkan kami dari amarah yang mebakar diri, jauhkan kami dari saling mencaci, jauhkan kami dari niat saling mencapi dan merusak negeri," ujar Yaqut saat memimpin doa.

Mantan Ketua GP Ansor ini juga memanjatkan doa yang berisi sebuah harapan terhadap masyarakat agar bisa menghargai kerja-kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo yang sudah berjalan selama 8 tahun.

"Ya Allah Tuhan Yang Maha Pemberi, anugerahi kami kejujuran dan kerendahan hati, anugerahi kami untuk saling menghargai, anugerahi kami kemampuan untuk selalu berbakti, anugerahi kami senantiasa pandai mengapresiasi," ucapnya.

Berikut ini adalah untaian lengkap doa Yaqut yang disampaikan dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila:

Ya Allah Tuhan Yang Maha Pemberi, anugerahi kami kejujuran dan kerendahan hati, anugerahi kami untuk saling menghargai, anugerahi kami kemampuan untuk selalu berbakti, anugerahi kami senantiasa pandai mengapresiasi.

Ya Allah Tuhan Yang Maha Segala, yang mengetahui terang dan gelap, maksud dan tujuan yang berkuasa atas kematian dan kehidupan, yang menganugerahkan kemulian para pahlawan.

Ya Allah Tuhan yang merajut hati para pendahlu kami, mengilhami pada pendiri Ibu Pertiwi, meneguhkan Pancasila sebagai falsafah hidup dan jati diri.

Ya Allah Tuhan yang melukis takdir di atas lembaran misteri, jangan biarkan kami jadi manusia yang tak  tahu diri, menggerogoti tiang penyangga rumah kami.

Ya Allah Tuhan yang diagungkan dalam setiap helai nafas kehidupan. Engkau lah pemilik sejati kekuatan dan kesaktian. Dengan takdir Mu Pancasila Engkau selamatkan. Dengan pertolongan Mu kami selalu bisa menatap masa depan.

Ya Allah Tuhan yang mencipta segala yang serba indah dan keindahan.

Ya Allah Tuhan yang mencipta harmoni dalam keberagaman.

Ya Allah Tuhan yang mencipta Indonesia negeri impian.

Ya Allah Tuhan yang mencipta Indonesia negeri harapan.

Puji dan syukur akan kami selalu panjatkan.

Wahai Tuhan yang selalu melembutkan hati, jauhkan kami dari iri dan dengki, jauhkan kami dari amarah yang mebakar diri, jauhkan kami dari saling mencaci, jauhkan kami dari niat saling mencapi dan merusak negeri.

Ya Allah Tuhan Yang Maha Pengampun, ampunilah segala dosa dan kesalaha kami, orang tua kami, guru-guru kami dan pemimpin kami, sungguh ampunan Mu lebih besar dari apa yang ada di bawah kolong langit Mu di akhir zaman nanti.

Wahai Cahaya Maha Cahaya, terangi kami menuju jalan cahaya, menuju Indoensia maju nan sentosa.
EDITOR: DIKI TRIANTO

ARTIKEL LAINNYA