Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Megawati Usul Jokowi Ajak TNI Duduk Bersama Bahas Postur Pertahanan ke Depan

LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA
  • Rabu, 05 Oktober 2022, 03:51 WIB
Megawati Usul Jokowi Ajak TNI Duduk Bersama Bahas Postur Pertahanan ke Depan
Megawati (tengah) saat sesi foto bersama usai isi kuliah umum di Seskoal/Ist
Presiden RI Kelima  Megawati Soekarnoputri menjelaskan bahwa Indonesia harus membangun kekuatan pertahanannya atas cara pandang geopolitik.

Untuk itu, Megawati mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak tiga matra angkatan di TNI untuk duduk bersama membahas bagaimana postur pertahanan RI ke depan, dikaitkan dengan cara pandang geopolitik.

"Negara kita adalah negara archipelago terdiri dari kepulauan dan laut yang menutupi kita menjadi sebuah perekat dari negeri kita. Saya juga bilang sama Pak Jokowi. Pak Jokowi, sistem pertahanan kita kok istilahnya maju mundur. Siapa yang sebenarnya yang utama?" kata Megawati.

Oleh karena itu, Megawati mengusulkan Presiden Jokowi untuk mengajak tiga matra TNI membahasnya.

"Kalau saya minta, kumpulkan semua. Ini yang namanya gotong royong, musyawarah untuk mufakat. Bagaimana untuk masa depan pertahanan kita," sebut Megawati.

Megawati mengurai peran dan sejarah tiap angkatan yang sama pentingnya. Namun untuk postur pertahanan TNI ke depan, sebaiknya perlu dibahas lebih mendalam secara bersama di bawah arahan Presiden Jokowi dengan mengingat Indonesia negara archipelago.

Hal itu disampaikan Megawati Soekarnoputri saat memberikan kuliah umum di Seskoal, Selasa (4/10/2022). Dia datang bersama Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP) Dr.Hasto Kristiyanto, dan disambut jajatan AL yang dipimpin Kepala Staf Laksamana (TNI) Yudo Margono.

Usai kuliah, Megawati ditanya kembali oleh wartawan mengenai hal itu. Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila itu mengatakan sebaiknya kelanjutannya dipertanyakan kepada Presiden Jokowi.

“Itukan sudah jelas. Tiga matra, panglima, dan semua yang ada hubungannya dengan pertahanan RI. Jangan saya yang disuruh jelaskan, ya presiden,” kata Megawati.

ARTIKEL LAINNYA