Children in the DPR Korea
Children in the DPR Korea
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Nyarwi Ahmad: Kenapa KIB Tak Adakan Konvensi Mencari Capres dan Cawapres Potensial?

LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Rabu, 05 Oktober 2022, 22:29 WIB
Nyarwi Ahmad: Kenapa KIB Tak Adakan Konvensi Mencari Capres dan Cawapres Potensial?
Koalisi Indonesia Bersatu (KIB)/Net
Dinamika politik dalam tubuh Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) masih sangat longgar dan dinamis. Namun ke depan, KIB bisa melakukan konvensi atau mencalonkan sosok dari kalangan sendiri.

Begitu pendapat yang disampaikan Direktur Eksekutif Indonesian Presidential Studies (IPS) Nyarwi Ahmad lewat keterangan tertulis kepada wartawan, Rabu (5/10).

“Kenapa KIB tidak adakan konvensi mencari capres cawapres potensial? Bisa menjaring atau menentukan sosok capres yang menjadi daya tarik,  ini menjadi apa yang ditawarkan KIB. Entah dari salah satu ketua partai misalnya Pak Airlangga," kata Nyarwi.

Tiga parpol anggota KIB, yaitu Partai Golkar, PPP dan PAN tengah intensif melakukan pendekatan ke sejumlah partai. Wakil Ketua DPP PPP Arsul Sani mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi keberadaan PPP di koalisi dan terbaru, mengajak Demokrat bergabung ke KIB.

Menurut Nyarwi, Demokrat kecil kemungkinan akan bergabung ke KIB, terlebih KIB dengan tiga partai tersebut sudah cukup memenuhi ambang batas presiden 20 persen.

“Kecenderungannya, apa yang daya tarik KIB sehingga Demokrat atau partai lain mau bergabung. Kalau dilihat kan KIB kan cukup solid, cukup untuk mengusung kandidasi pasangan capres cawapres, memenuhi kriteria presidential threshold,” ujarnya.

Meski demikian, Nyarwi menegaskan dalam berkoalisi tentu partai akan mempertimbangkan keuntungan apa yang akan mereka dapatkan dalam berkoalisi. Demikian juga menemukan kecocokan untuk sosok capres dan cawapres potensial dengan mereka.

“Peluang koalisi KIB ini ditengah perkembangan kandidasi capres sangat dinamis, masih sangat longgar, pasti ada dinamika dalam masing-masing partai apakah akan bertahan, di KIB atau mulai memikirkan koalisi yang sudah ada,“ demikian Nyarwi.
EDITOR: IDHAM ANHARI

ARTIKEL LAINNYA