Children in the DPR Korea
Under the Leadership of Great Commanders
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Konsep Digital Citizenship Positif untuk Proses Demokratisasi

LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Rabu, 19 Oktober 2022, 20:06 WIB
Konsep Digital Citizenship Positif untuk Proses Demokratisasi
Ilustrasi/Net
Perkembangan dunia digital hari ini, menjadi satu hal yang tidak bisa ditolak lagi. Bukan saja soal media sosial atau persebaran informasi, dunia digital belakangan memunculkan diskursus tentang kewarganegaraan digital.

Dikatakan Dekan FISIP Universitas Padjajaran, R. Widya Setiabudi Sumadinata, kewarganegaraan digital atau digital citizenship relevan dalam konteks kekinian untuk mewujudkan iklim demokrasi yang sesungguhnya di Indonesia.

“Kemunculan konsep digital citizenship ini tentu sangat baik bagi proses demokratisasi di Indonesia yang masih terus berjalan sampai saat ini," ujar Widya dalam keterangannya, Rabu (19/10).

"Hal ini membuat masyarakat dapat berperan aktif untuk menjadi pengawas maupun pembuat kebijakan," imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid. Kata dia, digital citizenshipmenganut beberapa prinsip ideal, di antaranya bahwa setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban dalam tata cara berkomunikasi.

"Serta bertanggung jawab atas segala perilakunya terutama di dunia digital," ujar Meutya.

Legislator Partai Golkar ini menambahkan bahwa masyarakat Indonesia harus menyikapi kemajuan teknologi dan keterbukaan informasi yang terjadi pada hari ini dengan bijak.

"Hal ini sebagai sebuah bentuk partisipasi aktif dan transpransi akuntabel yang dapat dilakukan oleh masyarakat digital," pungkasnya.

ARTIKEL LAINNYA