Children in the DPR Korea
Under the Leadership of Great Commanders
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Atal S Depari Kenang Prof Azyumardi Azra saat Kunjungi Ruang PWI Pertama Kali

LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Jumat, 28 Oktober 2022, 22:29 WIB
Atal S Depari Kenang Prof Azyumardi Azra saat Kunjungi Ruang PWI Pertama Kali
Ketua PWI, Atal S. Depari dalam momentum 40 hari kepergian Prof Azyumardi Azra/Repro
Genap 40 hari Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra meninggal dunia. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar peluncuran buku Azyumardi Azra berjudul Melepas Sang Muazin Bangsa di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Jumat (28/10).

Ketua PWI Atal Sembiring Depari menyampaikan meninggalnya Prof. Azyumardi Azra menyisakan kenangan yang indah bagi PWI maupun Dewan Pers.

Dikatakan Atal, empat puluh kepergian Gurubesar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ni bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 2022.

"Kepergiaan almarhum menyisakan kenangan singkat yang teramat indah dan berkesan sebagai ketua Dewan Pers maupun sebagai anggota PWI dengan media panji masyarakat,” kata Atal dalam sambutannya.

Atal menambahkan, kartu PWI seumur hidup telah diserahkan kepada Azyumardi Azra yang kala itu bertepatan denfan telah terbit keputusan presiden tentang posisinya selaku Ketua Dewan Pers.

"Kartu PWI seumur hidup diserahkan kepada bapak Azyumardi Azra pada tanggal pada tanggal 18 Mei 2022, bersamaan dengan terbitnya kepres dewan pers,” katanya.

Dia mengenang Prof. Azyumardi Azra ketika baru menjadi Ketua Dewan Pers dan melakukan inspeksi mendadak ke kantor PWI yang berada di bawah lantai kantor Dewan Pers.

"Prof. Azyumardi Azra suatu ketika turun dari lantai 7 gedung Dewan Pers ke tempat ini ke ruangan ini. Kami duduk bersama pengurus lain di ruamg sidang ini. Apa kata pak Azyumardi, saya mau lihat kantor organisasi saya. Karena saya sangat terkejut, dan saya bilang, Pak Prof harusnya saya yang datang ke lantai 7,” ucapnya.

“Dan terungkaplah bagaimana bangganya almarhum kembali menjadi anggpta PWI,” imbuhnya.

Atal menngatakan bahwa Prof Azyumardi Azra mengaku bangga dengan kepemilikan kartu PWI seumur hidup yang diberikan kepadanya.

“Di kampus saya yang paling tinggi, profesor, rektor, tapi saya lebih bangga memegang kartu biru ini, kata beliau, sembari memamerkan kartu PWInya, terimakasih prof Sahut kami,” urainya.

"Serentak tak menduga, dan kami merasakan dia sangat bangga dengan kartu itu. Karena, Prof Azyumardi memang wartawan tahun 80-an sampai akhir hayatnya dia menulis tiap hari di Kompas di Republika, karena itu dia sangat bangga dengan kartu PWI-nya,” tambahnya.

Pihaknya mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Mudah-mudahan Allah SWT memaafkan semua kesalahannya menerima amal ibadahnya dan dijadikan kuburnya taman dari taman syurga Allah SWT dan semoga doa yang kita panjatkan dikabulkan oleh Allah SWT,” tutupnya.

ARTIKEL LAINNYA