Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Ranking Pariwisata RI di Atas Malaysia, Menko Airlangga Dorong Inovasi Desa Wisata

LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Senin, 31 Oktober 2022, 09:16 WIB
Ranking Pariwisata RI di Atas Malaysia, Menko Airlangga Dorong Inovasi Desa Wisata
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto/Ist
Sektor pariwisata Indonesia mengalami peningkatan ranking di tingkat global. Bahkan mampu berada di atas negara tetangga di kawasan yang selama ini lebih unggul.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam acara Malam Anugerah Desa Wisata 2022 bertajuk "Indonesia Bangkit" yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Minggu (30/10).

"Kita bersyukur pariwisata Indonesia menurut World Economic Forum naik pesat. Hanya dalam waktu 18 bulan, peringkat wisata Indonesia melesat ke urutan 32, dari sebelumnya di urutan 44," ujar Airlangga dikutip dari laman resmi Kemenko Perekonomian yang diunggah Senin pagi (31/10).

"Untuk pertama kalinya Indonesia berada di atas Malaysia, Thailand, dan Vietnam dalam Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) 2021," sambungnya.

Menurut Ketua Umum Partai Golkar ini, peningkatan indeks sektor pariwisata ini menjadi bukti perekonomian Indonesia resilien. Sehingga mampu tumbuh di atas 5 persen selama 3 kuartal terakhir, dan diiringi dengan tingkat inflasi yang masih terkendali, meski di tengah lonjakan inflasi di berbagai negara.

Sedangkan dari sisi konsumsi, papar Airlangga, daya beli masyarakat masih solid dengan Indeks Keyakinan Konsumen dan penjualan eceran yang masih terjaga pada September 2022.

Karena itu, Airlangga turut mengapresiasi kinerja Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta seluruh stakeholder terkait atas capaian-capaian tersebut.

Dia memastikan Pemerintah akan terus mendorong pariwisata menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diharapkan dapat meningkatkan penerimaan devisa dan menyerap tenaga kerja.

"Saya berpesan, agar momentum pertumbuhan sektor pariwisata dapat kita manfaatkan secara optimal. Kita perlu optimis bahwa perekonomian di masa depan lebih baik dan tidak berhenti berinovasi untuk mewujudkan desa wisata yang mampu menarik daya saing daripada wisatawan dan juga desa wisata kita mampu bersaing di dunia global," demikian Airlangga.
EDITOR: AGUS DWI

ARTIKEL LAINNYA