Children in the DPR Korea
Under the Leadership of Great Commanders
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Menko Airlangga: Bunga KUR Super Mikro Turun Jadi 3 Persen

LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Rabu, 30 November 2022, 18:45 WIB
Menko Airlangga: Bunga KUR Super Mikro Turun Jadi 3 Persen
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Ist
Tingkat suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) Super Mikro diturunkan pemerintah menjadi tiga persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, kebijakan tersebut semata-mata sebagai bentuk keberpihakan negara kepada masyarakat.

“Pemerintah menurunkan tingkat suku bunga KUR Super Mikro menjadi 3 persen demi menghadapi risiko stagflasi serta wujud keberpihakan kepada pekerja terkena PHK dan ibu rumah tangga yang menjalankan usaha produktif,” ujar Airlangga dalam keterangan tertulisnya, Rabu (30/11).

Selain itu, penurunan suku bunga juga untuk mengoptimalisasi penyaluran KUR lebih tepat sasaran. Bukan tanpa sebab, saat ini KUR menjadi salah satu kebijakan pemerintah di tengah ketidakpastian global.

“Pemerintah menilai perlu dilakukan penyesuaian terhadap kebijakan KUR terkait relaksasi yang diberikan kepada debitur,” ujar Airlangga yang juga Ketua Umum Partai Golkar.

KUR telah berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2022 sebesar 5,72 persen dengan total outstanding KUR mencapai 25,2 persen atau melampaui pertumbuhan kredit perbankan yang sebesar 11,01 persen.

Selain tingkat suku bunga KUR Super Mikro, pemerintah turut melakukan penyesuaian lain, di antaranyamemperkecil suku bunga KUR Mikro dan KUR Kecil menjadi sebesar 6 persen, mengembalikan penyaluran KUR pada sektor produksi sebesar 60 persen, serta pembatasan total akumulasi plafon KUR Kecil menjadi maksimal Rp 500 juta.

Hingga 21 November 2022, KUR telah disalurkan kepada 6,71 juta debitur dengan realisasi Rp 323,13 triliun atau 86,59 persen dari target penyaluran tahun ini sebesar Rp 373,17 triliun.

Outstanding KUR per 21 November 2022 tercatat sebesar Rp451 triliun yang disalurkan kepada 38,85 juta debitur KUR dengan non performing loan (NPL) yang terjaga di level 1,11 persen.
EDITOR: DIKI TRIANTO

ARTIKEL LAINNYA