Children in the DPR Korea
Under the Leadership of Great Commanders
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Di Hadapan Komisi I, Laksamana Yudo Paparkan Visi 4 Program Prioritas Patriot NKRI

LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA
  • Jumat, 02 Desember 2022, 16:25 WIB
Di Hadapan Komisi I, Laksamana Yudo Paparkan Visi 4 Program Prioritas Patriot NKRI
Calon tunggal Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono/RMOL
Calon tunggal Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono memaparkan visi misi dalam uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test dengan Komisi I DPR, Jakarta, Jumat (2/12).

Di hadapan para anggota Komisi yang membidangi pertahanan itu, Yudo mengungkapkan, jika nanti terpilih menjadi Panglima TNI, ia akan melanjutkan pembangunan TNI.

Menurut Yudo, pembangunan bisa tercapai dengan menjadikan setiap prajurit TNI sebagai Patriot NKRI.

Pratriot yang dimaksud adalah singkatan dari Prajurit Trimatra yang profesional, modern dan tangguh demi keutuhan NKRI.

"Visi Patriot NKRI mengandung makna bahwa kekuatan TNI sebagai komponen utama pertahanan negara merupakan kekuatan gabungan Trimatra, Darat, Laut, Udara yang solid kokoh dan loyal kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia," papar Yudo.

Untuk menuju hal tersebut, Yudo memaparkan empat program menuju TNI yang Patriot.

Pogram dan prioitas menuju TNI yang Patriot, kata Yudo, untuk memuwujudkan visi patriot yang NKRI ada 4 program priortitas.

Diungkapkan Yudo, pertama, mengakselerasi pembanguan sumber daya manusia (SDM) unggul dalam setiap penugasan dilandasi dengan profesionalisme dan jiwa.

Soal SDM, rupanya Yudo sudah menerapkan kebijakan ini sejak pertama kali menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Laut.

"Perlu kami laporkan sama seperti visi saya selama menjadi KSAL bahwa SDM saya prioritaskan yang pertama karena ini modal dasar pembangunan TNI," kata Yudo.

Program prioritas kedua, yakni meningkatkan kesiapan operasional satuan-satuan TNI baik personel maupun alutsistanya sehingga memiliki tingkat kesiapsiagaan yang tinggi dan siap untuk digerakkan kapanpun sesuai kebutuhan.

Ketiga, memperkuat implementasi konsep gabungan yang diaktualisasikan melalui pembentukan Kogabwilhan (Komando Gabungan Wilayah Pertahanan) TNI.

Kogabwilhan adalah efektifitas moda dari Panglima TNI sehingga Kogabwilhan I, II, III akan menjadi pelaksana tugas Panglima TNI dalam melaksanakan operasi atau latihan sesuai dengan wilayah kerja.

Terakhir, program prioritas keempat yakni memantapkan implementasi reformasi birokrasi dan kultur organisasi di tubuh TNI dengan menunjang semua tugas dan tanggung jawab TNI dalam menegakkan kedaulatan NKRI.

ARTIKEL LAINNYA