Children in the DPR Korea
Under the Leadership of Great Commanders
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Ketum Pemuda Muhammadiyah Bersyukur Kepercayaan Publik ke Polri Kembali Meningkat

LAPORAN: IDHAM ANHARI
  • Sabtu, 03 Desember 2022, 15:03 WIB
Ketum Pemuda Muhammadiyah Bersyukur Kepercayaan Publik ke Polri Kembali Meningkat
Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Sunanto alias Cak Nanto/Net
  Berdasarkan hasil survei Indopolitik Indonesia, tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Polri kembali meningkat dalam dua bulan terakhir.

Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Sunanto bersyukur kepercayaan publik terhadap korps bhayangkara mulai menunjukan tren positif.

“Saya secara pribadi bersyukur bahwa kepercayaan publik mulai bagus ke Polri, karena kalau tingkat lembaga negara tidak dipercaya publik, apalagi aparat penegak hukum itu menjadi problem tersendiri,” kata Sunanto saat dihubungi, Sabtu (3/12).

Sebab, pria yang akrab disapa Cak Nanto ini mengatakan, bagaimana Polri bisa melakukan penegakan hukum, jika tidak dipercaya oleh masyarakat.

Namun yang lebih penting menurut Cak Nanto,  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo harus tetap membuka diri, mendengarkan aspirasi maupun kritik yang disampaikan oleh masyarakat, serta konsisten melakukan pembenahan-pembenahan di internal.

Lebih lanjut, menurut Cak Nanto, hal penting lain ialah bagaimana Polri bisa menciptakan rasa keadilan tidak hanya kepada masyarakat melainkan juga kepada anggota kepolisian itu sendiri. Sebab, menurut dia, penegakan hukum bisa akan jalan jika keadilan di internal kepolisian juga dilakukan, dengan begitu keadilan akan bisa dirasakan oleh masyarakat.

“Itu yg lebih utama. Jadi reward and punsihment itu berlaku, artinya anggota kepolsian yang melakukan sesuatu yang melanggar maka diberikan punishment, begitu juga yang berperstasi diberikan reward. Baik peningkatan karir, jadi tidak berdasarkan kelompok,” demikian Cak Nanto.

Sebelumnya, Indikator Politik merilis hasil survei yang dilakukan pada 30 Oktober hingga 5 November 2022 terhadap warga negara Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas.

Metode yang digunakan adalah multistage random sampling terhadap sampel sebanyak 1.220 orang. Margin of error survei sekitar ± 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasilnya, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri semakin menguat. Dimana, pada Agustus 2022, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri hanya 54,4 persen sementara pada November 2022 hasilnya menjadi 60,5 persen.

Kepercayaan terhadap kepolisian sebelumnya disebut menurun tajam karena kasus besar Ferdy Sambo.


EDITOR: IDHAM ANHARI

ARTIKEL LAINNYA