Children in the DPR Korea
Under the Leadership of Great Commanders
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Erick Thohir: Generasi Muda Harus Ciptakan Landasan Ekonomi Berbasis Ilmu Pengetahuan

LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Selasa, 06 Desember 2022, 02:28 WIB
Erick Thohir: Generasi Muda Harus Ciptakan Landasan Ekonomi Berbasis Ilmu Pengetahuan
Acara Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) Trilogy/Net
Kalangan mahasiswa dan generasi muda harus mulai pekan akan potensi dan tantangan dari perkembangan dunia karir yang bergerak dengan sangat pesat. Begitu juga hadirnya prospek-prospek kerja baru sebagai bentuk penyesuaian terhadap zaman.

Itulah gagasan besar gelaran Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) Trilogy yang merupakan rangkaian dari Career Talk UI, Indonesia Financial Summit, dan UI DigiTalk dengan tema "Endless Ideas for The Future".

Ketua BEM UI Bayu Satria Utomo mengatakan, kegiatan tersebut digelar bertujuan untuk menjadi katalisator bagi para mahasiswa UI yang merupakan generasi muda penerus bangsa.

"Karena kita semua harus menyadari bahwa regenerasi kepemimpinan bangsa itu dimulai dari anak mudanya. Dan sudah barang tentu kita mahasiswa UI perlu memahami bahwa kita lah yang akan memimpin bangsa ke depan,” ujar Bayu Satria Utomo dalam keterangannya, Senin (5/12).

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang dihadirkan sebagai pembicara memaparkan kepada para audiens terkait pentingnya anak muda menjadi pelaku ekonomi yang berorientasi pada kebermanfaatan.

"Penting bagi generasi muda menciptakan landasan utama ekonomi Indonesia yang berbasiskan pada ilmu pengetahuan," katanya.

Terlebih, dijekaskan Erick, belakangan terjadi transformasi besar akibat beralihnya ke dunia digital yang penuh dengan berbagai tantangan.

Erick menyampaikan bahwa target Indonesia saat ini yakni memperkuat jaringan dari hilirisasi hingga digitalisasi.

"Produk-produk turunan dari bahan mentah perlu diketahui oleh mahasiswa agar sadar bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya," pungkasnya.

ARTIKEL LAINNYA