Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Diacuhkan Megawati, Ganjar Gemar Pencitraan di Medsos Tapi Minim Kinerja

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-satryo-1'>AHMAD SATRYO</a>
LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Sabtu, 14 Januari 2023, 19:02 WIB
Diacuhkan Megawati, Ganjar Gemar Pencitraan di Medsos Tapi Minim Kinerja
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo/Net
rmol news logo Indikasi diacuhkannya Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, nampak terlihat ketika namanya sama sekali tidak disebut oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dalam acara HUT ke-50 PDIP di Jie-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/1).

Analisis tersebut disampaikan Direktur Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara, lantaran ada pernyataan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang juga menyindir parpol yang mendompleng kadernya untuk dicalonkan pada Pilpres 2024 mendatang.

"Kaderisasi parpol dianggap berjalan baik jika azas kepatuhan dari para kader menjadi pilar dan punya kontribusi riel bagi partai yang bersangkutan. Ini mungkin sebab kenapa nama Ganjar tidak disebut namanya oleh Megawati di acara HUT ke-50 PDIP," ujar Igor kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (14/1).

Igor menjelaskan, teguran Megawati yang akhirnya direspon oleh Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie yang meminta maaf kepada Ketum parpol berlambang banteng moncong putih ini, pada dasarnya telah melanggar konstitusi PDIP.

"Dibanding comot kader dari partai lain seperti yang dilakukan PSI, PAN, PPP, bahkan Nasdem. Jadi wajar jika Grace Natalie (PSI) meminta maaf kepada Megawati," katanya.

"Ganjar gemar pencitraan di medsos, tapi tidak equivalen dengan kinerjanya sebagai gubernur Jateng. Kasus Wadas, Banjir Rob, dan angka kemiskinan di Jateng adalah contohnya," demikian Igor menambahkan. rmol news logo article
EDITOR: IDHAM ANHARI

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA