Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Pengamat Yakin Surya Paloh Menolak Jika Diminta Jokowi Cabut Pencapresan Anies

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Senin, 30 Januari 2023, 11:56 WIB
Pengamat Yakin Surya Paloh Menolak Jika Diminta Jokowi Cabut Pencapresan Anies
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh/Net
rmol news logo Tarik-menarik kepentingan politik kemungkinan terjadi dalam pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di Istana Negara pada Kamis lalu (26/1).

Pengamat komunikasi politik Jamiluddin Ritonga yakin pertemuan itu dimanfaatkan Jokowi untuk memastikan komitmen Partai Nasdem sebagai koalisi partai pendukung pemerintah. Penegasan komitmen itu diperlukan sebelum Jokowi melakukan perombakan kabinet.

Menurut Jamiluddin, terbuka kemungkinan Jokowi meminta Surya Paloh agar menarik kembali dukungan Nasdem untuk Anies Baswedan sebagai bakal capres 2024.

"Jokowi kemungkinan juga meminta Surya Paloh untuk menarik dukungan kepada Anies Baswedan. Permintaan ini kemungkinan ditolak Surya Paloh," kata Jamiluddin dalam keterangannya di Jakarta, Senin (30/1).

Sebagai konsekuensinya, maka ada potensi menteri dari Nasdem yang dikeluarkan dari kabinet Indonesia Maju. Tapi semua menteri Nasdem akan direshuffle Jokowi.

"Kemungkinan besar hanya dua menteri yang di-reshuffle. Satu menteri sengaja dibiarkan untuk menjadi tameng politik bagi Jokowi," kata dosen Universitas Esa Unggul ini. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA