Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Sambut Society 5.0, Pemerintah Dorong Penciptaan Talenta Digital pada Generasi Muda

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Jumat, 24 Februari 2023, 01:12 WIB
Sambut <i>Society 5.0</i>, Pemerintah Dorong Penciptaan Talenta Digital pada Generasi Muda
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Net
rmol news logo Tren peningkatan ekonomi digital yang ditopang oleh layanan e-commerce dan on-demand, seperti ride hailing, online food delivery, dan juga bisnis logistik berbasis online, menjadi pemantik pencapaian perekonomian nasional yang mampu tumbuh impresif hingga 5,31 persen pada tahun 2022.

Begitu dikatakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan keynote speech secara virtual dalam Kongres Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (Semmi) ke-VIII, Kamis (23/2).

“Investasi ekonomi digital tumbuh positif, ditunjukkan oleh deal value investasi triwulan I-2022 sebesar 3 miliar dolar AS, nilai tertinggi kedua setelah Singapura," ujar Airlangga.

Airlangga menuturkan bahwa masifnya digitalisasi dalam memegang peranan penting pada berbagai aspek kehidupan juga telah mampu mendorong munculnya Society 5.0. Berbagai potensi terkait digitalisasi tersebut perlu untuk dioptimalisasi, terlebih Indonesia juga diuntungkan dengan adanya bonus demografi penduduk dalam usia produktif.

“Untuk menghadapi Society 5.0, Indonesia membutuhkan SDM yang unggul dan berdaya saing, terutama dengan literasi dan keterampilan digital dan tentu saya berharap bahwa generasi muda mahasiswa mahasiwa agar literate terhadap digitalisasi,” tuturnya.

Ketua Umum Partai Golkar ini menyampaikan, sejumlah program yang bertujuan untuk mendorong peningkatan literasi dan keterampilan digital telah disiapkan pemerintah, seperti Kartu Prakerja dan Program Literasi Digital Nasional Indonesia Makin Cakap Digital.

Di samping peningkatan literasi digital, lanjutnya, pemerintah juga terus mendorong generasi muda agar memiliki jiwa kewirausahaan sehingga mampu mendirikan start-up guna menciptakan ragam solusi dan inovasi digital bagi masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga telah memberikan berbagai dukungan untuk membantu start-up dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi dengan meluncurkan sejumlah program, mulai dari Sekolah Beta, Gerakan Nasional 1000 Start-up Digital, Start-up Studio Indonesia, hingga Hub.id.

“Mahasiswa juga harus mengembangkan skill kepemimpinan. Kemampuan ini dapat ditumbuhkan dan diasah jika mahasiswa tersebut selalu aktif melibatkan diri berkegiatan di organisasi dan unit kegiatan mahasiswa,” pungkasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA