Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Gus Yahya Minta Para Bacapres Tidak Jual Nama NU

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Kamis, 25 Mei 2023, 13:04 WIB
Gus Yahya Minta Para Bacapres Tidak Jual Nama NU
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Ketum PBNU) Yahya Cholil Staquf usai menerima kunjungan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir di Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Kamis (25/4)/RMOL
rmol news logo Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) tidak mau ikut campur mengenai kontestasi Pemilihan presiden (Pilpres) mendatang. Pemilu 2024 pun dipandang bukan urusan PBNU.

Hal ini ditegaskan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Ketum PBNU) Yahya Cholil Staquf, usai menerima kunjungan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir di Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Kamis (25/4).

"(Bacapres) Harus punya kredibilitas sendiri, prestasi sendiri, punya tawarannya sendiri, bukan yang asal NU saja," kata sosok yang akrab disapa Gus Yahya itu.

Gus Yahya menentang keras politik berdasarkan identitas NU. Dia tidak ingin, nama umat dan agama diseret dalam pesta demokrasi.

Politik identitas, lanjutnya, hanya menyandarkan penggalangan dukungan berdasarkan identitas primordial tanpa ada kompetisi yang lebih rasional.

"Kami memandang politik identitas ini berbahaya bagi masyarakat secara keseluruhan karena itu akan mendorong perpecahan di masyarakat,” tegasnya. rmol news logo article
EDITOR: IDHAM ANHARI

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA