Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Sambut Transisi Kepemimpinan, Jokowi Diprediksi Rombak Susunan Kabinet

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Rabu, 07 Juni 2023, 09:31 WIB
Sambut Transisi Kepemimpinan, Jokowi Diprediksi Rombak Susunan Kabinet
Presiden Joko Widodo/Net
rmol news logo Reshuffle kabinet diprediksi akan dilakukan Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat ini. Tujuannya, untuk memperkuat percepatan target pembangunan dan menyiapkan proses transisi kepemimpinan.

Begitu kata Koordinator Eksekutif Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional (JAKI) Yudi Syamhudi Suyuti kepada wartawan, Rabu pagi (7/6).

Menurutnya, Jokowi sebagai presiden tentu bertekad untuk menuntaskan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Selain itu, Jokowi juga akan menyiapkan proses transisi kepemimpinannya, dalam bentuk untuk memudahkan Presiden penggantinya kelak, menjalankan program-programnya,” tegasnya.

Perombakan kabinet dilakukan untuk memastikan program pembangunan yang dilakukan di era Jokowi tetap berlanjut hingga sempurna. Selain itu, juga untuk memfasilitasi program-program baru agar bisa lebih mudah dicapai. Salah satunya program pengentasan kemiskinan ekstrem dan kesejahteraan rakyat.

“Sehingga Jokowi sebagai presiden, tentunya akan membuat pemerintahannya saat ini sebagai pemerintahan transisi,” sambung Yudi Syamhudi.

Meski demikian, Yudi menekankan bahwa siapa saja yang masuk kabinet adalah hak dari presiden. Hanya saja, dia membaca Jokowi memang sedang serius dalam menyiapkan pemerintahan transisi.

Indikasinya, Jokowi telah berulangkali menyampaikan bahwa perang Rusia dan Ukraina, stabilitas nasional, dan pencapaian Indonesia menjadi Negara maju atas bonus demografi merupakan situasi yang sangat serius.

Sehingga Negara Indonesia harus mampu menjawab atas tantangan jaman hari ini hingga ke depan. Situasi ini bertepatan dengan berjalannya proses Pemilu 2024 yang sebentar lagi digelar.

“Hal inilah yang dapat dibaca, bahwa Jokowi akan membentuk pemerintahan transisi dengan mereshuffle kabinet untuk dua kepentingan mendasar. Yaitu keberlanjutan pembangunannya dan memfasilitasi program-program baru presiden beserta pemerintahan penggantinya,” demikian Yudi. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA